Pharmacy

Tujuan

  1. Sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan kepada pasien in patient dan out patient yang memerlukan pelayanan penyediaan obat dan membantu divisi lain dalam penyediaan barang lainnya sehingga memudahkan dalam pelayanan (operasional)
  2. Sebagai pedoman dalam membuat prosedur kerja dan tata tertib distribusi barang farmasi dan alat kesehatan
  3. Sebagai pedoman pelayanan fokus pada pasien dengan mempertimbangkan keamanan dan kepuasan pasien serta menegakkan pharmaceutical care

Kebijakan Umum

Farmasi untuk memberikan pelayanan selama 24 jam terus menerus ke seluruh bagian yang berkaitan seperti emergensi, rawat inap , rawat Jalan serta menjalankan kegiatan pharmaceutical care

Jenis Pelayanan

  1. Pelayanan In Patient
  2. Pelayanan Out Patient
  3. Pharmaceutical care

Pelayanan Pasien

  1. Farmasi buka 24 Jam
  2. Resep (e- prescription) dilayani setelah finalize / close oleh kasir
  3. Kelengkapan resep baik signa, jenis obat, dosis di verifikasi dengan baik
  4. Resep dikerjakan berdasarkan no urut
  5. Resep dikerjakan dengan cepat tepat dan akurat (sesuai dengan kaidah patient safety)
  6. Pada saat penyerahan obat diberikan penerangan / informasi dengan jelas kepada pasien

Tata tertib bagi pasien

  1. Resep dilayani apabila sudah ada persetujuan kasir
  2. Urutan pasien sesuai sistem antrian
  3. Resep yang tidak diambil harus persetujuan dokter yang memeriksa
  4. Obat Out Patient dikembalikan jika terdapat alergi
  5. Obat In Patient dikembalikan jika alergi atau pasien meninggal dunia atau hal lain dengan persetujuan dokter

Clinical Pathology Laboratory

Fasilitas laboratorium Patologi Klinis yang terbagi atas hematologi, sekresi ekskresi, imunoserologi, dan kimia klinik, disamping itu tersedia pula Laboratorium Mikrobiologi, dan Laboratorium Patologi Anatomi. Keseluruhan laboratorium dibangun selengkap dan semodern mungkin dengan peralatan berteknologi canggih yang akan memberikan hasil pemeriksaan yang akurat demi ketepatan diagnosis dan perencanaan tindakan pengobatan (kurang dari 24 jam)

  1. Hematologi
    Mencakup pemeriksaan hemoglobin darah, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Pemeriksaan ini berguna untuk menghitung dan menilai keadaan sel-sel darah dan fungsinya; juga untuk menilai apakah konsentrasi hemoglobin normal, atau apakah ada kelainan pada sel darah putih seperti pada kasus leukemia.
    Kelainan trombosit dapat dinilai dari jumlahnya yang menurun ataupun meningkat, serta fungsi agregasinya. Jumlah trombosit dapat dipakai sebagai monitor penyakit demam berdarah.
  2. Koagulasi
    Mencakup pemeriksaan fungsi pembekuan darah, apakah faktor -faktor pembekuan darah cukup, atau sudah sesuai dengan pengobatan yang diberikan oleh dokter. Pemeriksaan ini penting untuk memonitor bila ada pendarahan atau untuk memonitor pengobatan dengan obat-obatan pengencer darah.
  3. Kimia
    Mencakup pemeriksaan kimia dalam darah, cairan tubuh, urin, untuk mengetahui konsentrasi parameter kimia yang ada dalam bahan yang diperiksa.
    Kimia darah dapat memonitor faktor risiko terjadinya penyempitan pembuluh darah, seperti pemeriksaan profil lemak (Kolesterol Total, HDL, LDL, Trigliserida), Lp(a), Homocystein. Monitor gula darah sangat penting untuk mengetahui apakah seseorang mengidap diabetes atau tidak.
    Pemeriksaan kimia juga penting untuk mengetahui fungsi hati, fungsi ginjal, pankreas, dan lain-lain.
  4. Immunologi
    Mencakup pemeriksaan petanda hepatitis, seperti Hepatitis A, B, C. Penyakit infeksius seperti demam berdarah juga dapat diketahui dengan pemeriksaan Anti Dengue IgG dan Anti Dengue IgM.
    Penyakit infeksius lain juga dapat ditentukan dengan pemeriksaan imunoglobulin terhadap misalnya TBC, Malaria, Typhus, Toxoplasma, Rubella, Citomegalo Virus, Herpes, Amoeba dan lainsebagainya. Penyakit autoimun juga dapat ditentukan dengan pemeriksaan seperti ds DNA, ACA
  5. Urinalisa
    Untuk mengetahui apakah ada kelainan dalam urin yang disebabkan oleh kelainan pada ginjal, dalam kantung kemih atau saluran kemih. Kelainan ini dapat disebabkan oleh karena infeksi di dalam ginjal atau saluran kemih atau karena adanya batu.
  6. Analisa Faeces
    Pemeriksaan ini dapat menentukan apakah dalam faeces terdapat parasit seperti cacing/telur cacing atau amoeba. Dapat juga diketahui bila ada jamur yang sering menyebabkan seseorang menderita diare. Kelainan pencernaan, pendarahan dalam usus juga dapat terdeteksi dari analisa faeces.
  7. Analisa Cairan Tubuh
    Dari analisa ini dapat dinilai apakah kelainan dalam suatu cairan tubuh adalah karena suatu proses infeksi atau proses transudasi . Analisa cairan tubuh lain yang dapat dilakukan adalah analisa sperma, yang dapat menentukan kualitas dan kuantitas dari sperma.
  8. Mikrobiologi
    Mencakup pemeriksaan pewarnaan untuk melihat adanya kuman, dan pembiakan / kultur, serta pemeriksaan kepekaan terhadap antibiotika.

Waktu: Senin – Sabtu ( 08.00 – 16.00 WIB )

Usia pasien: Semua usia

Anatomy Pathology Lab

Pemeriksaan diagnostik untuk menentukan penyakit (infeksi, tumor jinak, tumor ganas/kanker) dan merupakan satu pemeriksaan “gold standard” yang dibutuhkan oleh para dokter spesialis/klinisi lainnya dalam memberikan terapi selanjutnya.

Pelayanan yang dilakukan berupa: Konsultasi, FNAB/biopsi jarum halus, sitopatologi, histopatologi, frozen section/potong beku, imunohistokimia.

Waktu: Senin – Sabtu ( 08.00 – 16.00 WIB )

Usia pasien: Semua usia

Radiology

RS Awal Bros batam memiliki fasilitas peralatan radiologi yang lengkap di antaranya: CT Scan single Slices, High Definition MRI 0.5 T, Computerized Radiology, Panoramic/ Cephalometry, Mammography, USG 3D dan 4D untuk memperoleh gambar-gambar imaging / pencitraan terbaik.

High Definition Magnetic Resonance Imaging (MRI) memang memiliki kelebihan dalam pencitraan diagnostik radiologis yang non invasif dan tidak menimbulkan rasa sakit. Dengan medan magnet yang sangat kuat, gelombang radio dan perangkat komputer yang canggih, MRI mampu merekonstruksi gambar anatomi tubuh termasuk jaringan lunak, tulang maupun gambaran virtual ogan internal tubuh lainya. Alat ini juga dapat melihat jaringan payudara dengan akurat dan tanpa rasa sakit, sebagai opsi lain bagi individu yang akan melakukan mammografi tanpa rasa sakit. CT single Slices merupakan opsi bagi diagnosa kelainan pembuluh jantung dan kelainan jantung secara non invasif dengan akurasi yang tinggi. Dan satu satunya yang ada di Kepri

Kami juga menyediakan bagian radiologi dengan teknologi, seperti :

  • MRI (Magnetic Resonance Imaging) digunakan untuk mendiagnosa bagian struktur tubuh manusia dengan gelombang electromagnetic, yang tidak memberi efek radiasi seperti sinar X. Alat ini sangat berguna untuk pemeriksaan saraf, jaringan otot, jantung dan pembuluh darah dan tumor. Semakin besar teslanya atau kekuatan magnetiknya semakin baik kualitas gambarnya
  • Angiografi, alat Angiografi ini digunakan sebagai alat diagnosa dan pengobatan. Alat ini menggunakan sinar X untuk melihat bagian dalam pembuluh darah yang tersumbat dan dengan bantuan alat lainnya untuk tindakan balonisasi atau pemasangan penyangga pembuluh darah/stent.
  • Mobile Fluorostar C-Arm adalah alat penting yang diggunakan dokter dalam kamar operasi atau tindakan medis.
  • Roentgen Konvensional
  • Mammografi, Alat Mammografi digunakan untuk mendiagnosa kanker payudara pada wanita, alat ini menggunakan sinar X untuk menciptakan gambarnya yang dapat membedakan sel sehat dan sel ganas/kanker.
  • Roentgen Panoramik
  • UltraSonoGraphy (USG): Rumah sakit menyediakan USG 2-D, 3-D and 4-D. USG digunakan untuk memeriksa organ bagian dalam dengan gelombang suara. Pemeriksaan kehamilan, medical chek up dan keadaan organ bagian dalam, dsb

Waktu: Senin – Sabtu ( 08.00 – 21.00 WIB )

Usia pasien: Semua usia

Medical Record

RM adalah suatu unit mempunyai tugas menyelenggarakan dan mengkoordinasikan pelayanan rekam medis dan pemantauan mutu rekam medis di seluruh unit pelayanan serta menyelenggarakan dan mengkoordinasikan pelayanan admisi pasien Rawat Inap dan Rawat Jalan.

Rekam Medis RS Awal Bros batam bertanggung jawab terhadap semua catatan medis pasien antara lain:

  • Menyelenggarakan kegiatan penyusunan perencenaan kegiatan dan anggaran pelayanan dan pengendalian mutu rekam medis
  • Mengkoordinasikan pemantauan dan penilaian mutu pelayanan rekam medis, dan penerimaan/admisi pasien
  • Menyelenggarakan dan mengkoordinasikan kegiatan pelayanan informasi tempat dan admisi pasien rawat inap/rawat jalan
  • Menyelenggarakan kegiatan pengawasan dan pengendalian perencanaan kebutuhan dan pelayanan rekam medis dan administrasi pasien
  • Menyelenggarakan kegiatan kesekretariatan unit rekam medis
  • Mengelola sumber daya agar dapat berfungsi secara efektif dan efisien
  • Melakukan evaluasi formulir rekam medis.

Semua hal diatas didasarkan pada kerjasama/kolaborasi dari berbagai sumber informasi antara lain catatan medis dokter, perawat, penunjang medis dan lain lain yang berhubungan dengan seluruh fasilitas yang digunakan pasien di rawat jalan/rawat inap disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat keamanan .

Kegiatan rekam medismeliputi penyediaan catatan pasien yang akurat , dengan penekanan pada hal-hal berikut :

Penyiapan formulir dan nomor rekam medis:

  • Formulir rekam medis disiapkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pelayanan pasien rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat
  • Penomoran rekam medis menggunakan �sistem nomor unit� yaitu satu unit rekam medis rawat jalan, rawat inap, gawat darurat dari satu pasien diberikan satu nomor yang berlaku untuk selamanya. Penerbitan dan monitoring nomor rekam medis dilakukan secara sentral dari Instalasi rekam medis melalui program komputer secara otomatisi

Penerimaan dan pendaftaran pasien

  • Pendaftaran pasien rawat jalan: pasien baru dan pasien lama
  • Pendaftaran pasien rawat inap: pasien baru dan pasien lama

Pencatatan rekam medis 

  • Ekspedisi dan Cek rekam medis yang dikirim ke dan dari unit rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat
  • Register pasien rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat (komputer)

Perakitan rekam medis

  • Perakitan rekam medis pasien baru dan pasien lama rawat jalan
  • Perakitan rekam medis pasien baru dan pasien lama rawat inap

Klasifikasi Penyakit, Tindakan dan Kematian 

  • Klasifikasi penyakit dan tindakan pasien baru, pasien lama rawat jalan dan gawat darurat
  • Klasifikasi penyakit, tindakan serta kematian pasien baru dan pasien lama rawat inap.

Indeks

  • Indeks pasien rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat ( IUP / komputer )
  • Indeks penyakit /diagnosa/ tindakan /kematian ( komputer )
  • Indeks dokter ( komputer )

Penyimpanan dan pelayanan 

  • Penyimpanan dan pelayanan rekam medis aktif
  • Penyimpanan dan pelayanan rekam medis non aktif
  • Pelayanan rekam medis untuk kepentingan pasien jaminan asuransi/ perusahaan, peminjaman

Pengolahan data:

  • Pengolahan data pelayanan pasien rawat jalan, UGD dan rawat inap
  • Pengolahan data morbiditas dan mortalitas (SPRS/SIMRS)
  • Pengolahan data indikator RS ( BOR, LOS, TOI, BTO)

Evaluasi (Analisis)

  • Evaluasi ketepatan pelayanan rekam medis rawat jalan, UGD dan rawat inap
  • Evaluasi kelengkapan pengisian rekam medis rawat jalan dan rawat inap

Pelaporan

  • Pelaporan data untuk intern RS
  • Pelaporan data untuk Ekstern RS

Semua Sistem Rekam Medis di RS Awal Bros Batam sudah menggunakan Sistem Informasi Rumah Sakit yang terintegrasi.

Med Tech

Elektro Medik/ keteknisian Medik bertanggung jawab untuk memonitor dan mengatur semua peralatan Medik yang dipakai di RS Awal Bros Batam (dalam bentuk Program monitoring). Program ini menilai dan mengendalikan risiko klinis dan fisik. Baik itu peralatan tetap maupun peralatan portabel yang digunakan untuk diagnosis , pengobatan , pemantauan dan perawatan pasien.

Peralatan yang dianggap penting untuk mendukung kehidupan , dikaitkan dengan risiko lebih tinggi dari kejadian normal selama operasi rutin dan membutuhkan dengan alasan kompleksitas jadwal perawatan yang lebih intensif , terkait dengan sistem utilitas yang menjaga lingkungan rumah sakit yang normal disediakan atau dikelola dan dicatat pada secara individual dalam sistem. Inspeksi , pemeliharaan dan perbaikan kategori berikut peralatan dan dokumentasi daripadanya merupakan tanggung jawab dari departemen berikut :

  • peralatan imaging – Layanan Pencitraan
  • peralatan pengujian Laboratorium – Laboratorium Klinik
  • Peralatan anestesi pengiriman ( termasuk analisa ) – Bedah
  • Peralatan terminal Komputer – Sistem Informasi Pengolahan data /
  • Garis Komunikasi – Operator / Kantor Bisnis
  • komputer pribadi – Penerbitan Sistem Informasi Desktop /
  • Peralatan Telekomunikasi – Operator / Kantor Bisnis
  • Verifikasi kemurnian oksigen dan nitrous oxide pada titik pengiriman ke pasien – Cardiopulmonary

Personil di Departemen Teknik memiliki tingkat keterampilan dalam rangka memberikan pelayanan yang aman , kompeten dan akurat sebagaimana didefinisikan dalam lingkup perawatan . Personil harus memiliki pengetahuan tentang kebijakan program keselamatan (pasien safety).

Imaging Department Services :

Imaging Departement Services adalah layanan yang komprehensif yang menyediakan aplikasi klinis canggih teknologi pencitraan 24 jam per hari , tujuh ( 7 ) hari per minggu . Layanan disediakan untuk rawat inap dan rawat jalan.

+ Pharmacy

Pharmacy

Tujuan

  1. Sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan kepada pasien in patient dan out patient yang memerlukan pelayanan penyediaan obat dan membantu divisi lain dalam penyediaan barang lainnya sehingga memudahkan dalam pelayanan (operasional)
  2. Sebagai pedoman dalam membuat prosedur kerja dan tata tertib distribusi barang farmasi dan alat kesehatan
  3. Sebagai pedoman pelayanan fokus pada pasien dengan mempertimbangkan keamanan dan kepuasan pasien serta menegakkan pharmaceutical care

Kebijakan Umum

Farmasi untuk memberikan pelayanan selama 24 jam terus menerus ke seluruh bagian yang berkaitan seperti emergensi, rawat inap , rawat Jalan serta menjalankan kegiatan pharmaceutical care

Jenis Pelayanan

  1. Pelayanan In Patient
  2. Pelayanan Out Patient
  3. Pharmaceutical care

Pelayanan Pasien

  1. Farmasi buka 24 Jam
  2. Resep (e- prescription) dilayani setelah finalize / close oleh kasir
  3. Kelengkapan resep baik signa, jenis obat, dosis di verifikasi dengan baik
  4. Resep dikerjakan berdasarkan no urut
  5. Resep dikerjakan dengan cepat tepat dan akurat (sesuai dengan kaidah patient safety)
  6. Pada saat penyerahan obat diberikan penerangan / informasi dengan jelas kepada pasien

Tata tertib bagi pasien

  1. Resep dilayani apabila sudah ada persetujuan kasir
  2. Urutan pasien sesuai sistem antrian
  3. Resep yang tidak diambil harus persetujuan dokter yang memeriksa
  4. Obat Out Patient dikembalikan jika terdapat alergi
  5. Obat In Patient dikembalikan jika alergi atau pasien meninggal dunia atau hal lain dengan persetujuan dokter
+ Clinical Laboratory

Clinical Pathology Laboratory

Fasilitas laboratorium Patologi Klinis yang terbagi atas hematologi, sekresi ekskresi, imunoserologi, dan kimia klinik, disamping itu tersedia pula Laboratorium Mikrobiologi, dan Laboratorium Patologi Anatomi. Keseluruhan laboratorium dibangun selengkap dan semodern mungkin dengan peralatan berteknologi canggih yang akan memberikan hasil pemeriksaan yang akurat demi ketepatan diagnosis dan perencanaan tindakan pengobatan (kurang dari 24 jam)

  1. Hematologi
    Mencakup pemeriksaan hemoglobin darah, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Pemeriksaan ini berguna untuk menghitung dan menilai keadaan sel-sel darah dan fungsinya; juga untuk menilai apakah konsentrasi hemoglobin normal, atau apakah ada kelainan pada sel darah putih seperti pada kasus leukemia.
    Kelainan trombosit dapat dinilai dari jumlahnya yang menurun ataupun meningkat, serta fungsi agregasinya. Jumlah trombosit dapat dipakai sebagai monitor penyakit demam berdarah.
  2. Koagulasi
    Mencakup pemeriksaan fungsi pembekuan darah, apakah faktor -faktor pembekuan darah cukup, atau sudah sesuai dengan pengobatan yang diberikan oleh dokter. Pemeriksaan ini penting untuk memonitor bila ada pendarahan atau untuk memonitor pengobatan dengan obat-obatan pengencer darah.
  3. Kimia
    Mencakup pemeriksaan kimia dalam darah, cairan tubuh, urin, untuk mengetahui konsentrasi parameter kimia yang ada dalam bahan yang diperiksa.
    Kimia darah dapat memonitor faktor risiko terjadinya penyempitan pembuluh darah, seperti pemeriksaan profil lemak (Kolesterol Total, HDL, LDL, Trigliserida), Lp(a), Homocystein. Monitor gula darah sangat penting untuk mengetahui apakah seseorang mengidap diabetes atau tidak.
    Pemeriksaan kimia juga penting untuk mengetahui fungsi hati, fungsi ginjal, pankreas, dan lain-lain.
  4. Immunologi
    Mencakup pemeriksaan petanda hepatitis, seperti Hepatitis A, B, C. Penyakit infeksius seperti demam berdarah juga dapat diketahui dengan pemeriksaan Anti Dengue IgG dan Anti Dengue IgM.
    Penyakit infeksius lain juga dapat ditentukan dengan pemeriksaan imunoglobulin terhadap misalnya TBC, Malaria, Typhus, Toxoplasma, Rubella, Citomegalo Virus, Herpes, Amoeba dan lainsebagainya. Penyakit autoimun juga dapat ditentukan dengan pemeriksaan seperti ds DNA, ACA
  5. Urinalisa
    Untuk mengetahui apakah ada kelainan dalam urin yang disebabkan oleh kelainan pada ginjal, dalam kantung kemih atau saluran kemih. Kelainan ini dapat disebabkan oleh karena infeksi di dalam ginjal atau saluran kemih atau karena adanya batu.
  6. Analisa Faeces
    Pemeriksaan ini dapat menentukan apakah dalam faeces terdapat parasit seperti cacing/telur cacing atau amoeba. Dapat juga diketahui bila ada jamur yang sering menyebabkan seseorang menderita diare. Kelainan pencernaan, pendarahan dalam usus juga dapat terdeteksi dari analisa faeces.
  7. Analisa Cairan Tubuh
    Dari analisa ini dapat dinilai apakah kelainan dalam suatu cairan tubuh adalah karena suatu proses infeksi atau proses transudasi . Analisa cairan tubuh lain yang dapat dilakukan adalah analisa sperma, yang dapat menentukan kualitas dan kuantitas dari sperma.
  8. Mikrobiologi
    Mencakup pemeriksaan pewarnaan untuk melihat adanya kuman, dan pembiakan / kultur, serta pemeriksaan kepekaan terhadap antibiotika.

Waktu: Senin – Sabtu ( 08.00 – 16.00 WIB )

Usia pasien: Semua usia

Anatomy Pathology Lab

Pemeriksaan diagnostik untuk menentukan penyakit (infeksi, tumor jinak, tumor ganas/kanker) dan merupakan satu pemeriksaan “gold standard” yang dibutuhkan oleh para dokter spesialis/klinisi lainnya dalam memberikan terapi selanjutnya.

Pelayanan yang dilakukan berupa: Konsultasi, FNAB/biopsi jarum halus, sitopatologi, histopatologi, frozen section/potong beku, imunohistokimia.

Waktu: Senin – Sabtu ( 08.00 – 16.00 WIB )

Usia pasien: Semua usia

+ Radiology

Radiology

RS Awal Bros batam memiliki fasilitas peralatan radiologi yang lengkap di antaranya: CT Scan single Slices, High Definition MRI 0.5 T, Computerized Radiology, Panoramic/ Cephalometry, Mammography, USG 3D dan 4D untuk memperoleh gambar-gambar imaging / pencitraan terbaik.

High Definition Magnetic Resonance Imaging (MRI) memang memiliki kelebihan dalam pencitraan diagnostik radiologis yang non invasif dan tidak menimbulkan rasa sakit. Dengan medan magnet yang sangat kuat, gelombang radio dan perangkat komputer yang canggih, MRI mampu merekonstruksi gambar anatomi tubuh termasuk jaringan lunak, tulang maupun gambaran virtual ogan internal tubuh lainya. Alat ini juga dapat melihat jaringan payudara dengan akurat dan tanpa rasa sakit, sebagai opsi lain bagi individu yang akan melakukan mammografi tanpa rasa sakit. CT single Slices merupakan opsi bagi diagnosa kelainan pembuluh jantung dan kelainan jantung secara non invasif dengan akurasi yang tinggi. Dan satu satunya yang ada di Kepri

Kami juga menyediakan bagian radiologi dengan teknologi, seperti :

  • MRI (Magnetic Resonance Imaging) digunakan untuk mendiagnosa bagian struktur tubuh manusia dengan gelombang electromagnetic, yang tidak memberi efek radiasi seperti sinar X. Alat ini sangat berguna untuk pemeriksaan saraf, jaringan otot, jantung dan pembuluh darah dan tumor. Semakin besar teslanya atau kekuatan magnetiknya semakin baik kualitas gambarnya
  • Angiografi, alat Angiografi ini digunakan sebagai alat diagnosa dan pengobatan. Alat ini menggunakan sinar X untuk melihat bagian dalam pembuluh darah yang tersumbat dan dengan bantuan alat lainnya untuk tindakan balonisasi atau pemasangan penyangga pembuluh darah/stent.
  • Mobile Fluorostar C-Arm adalah alat penting yang diggunakan dokter dalam kamar operasi atau tindakan medis.
  • Roentgen Konvensional
  • Mammografi, Alat Mammografi digunakan untuk mendiagnosa kanker payudara pada wanita, alat ini menggunakan sinar X untuk menciptakan gambarnya yang dapat membedakan sel sehat dan sel ganas/kanker.
  • Roentgen Panoramik
  • UltraSonoGraphy (USG): Rumah sakit menyediakan USG 2-D, 3-D and 4-D. USG digunakan untuk memeriksa organ bagian dalam dengan gelombang suara. Pemeriksaan kehamilan, medical chek up dan keadaan organ bagian dalam, dsb

Waktu: Senin – Sabtu ( 08.00 – 21.00 WIB )

Usia pasien: Semua usia

+ Medical Record

Medical Record

RM adalah suatu unit mempunyai tugas menyelenggarakan dan mengkoordinasikan pelayanan rekam medis dan pemantauan mutu rekam medis di seluruh unit pelayanan serta menyelenggarakan dan mengkoordinasikan pelayanan admisi pasien Rawat Inap dan Rawat Jalan.

Rekam Medis RS Awal Bros batam bertanggung jawab terhadap semua catatan medis pasien antara lain:

  • Menyelenggarakan kegiatan penyusunan perencenaan kegiatan dan anggaran pelayanan dan pengendalian mutu rekam medis
  • Mengkoordinasikan pemantauan dan penilaian mutu pelayanan rekam medis, dan penerimaan/admisi pasien
  • Menyelenggarakan dan mengkoordinasikan kegiatan pelayanan informasi tempat dan admisi pasien rawat inap/rawat jalan
  • Menyelenggarakan kegiatan pengawasan dan pengendalian perencanaan kebutuhan dan pelayanan rekam medis dan administrasi pasien
  • Menyelenggarakan kegiatan kesekretariatan unit rekam medis
  • Mengelola sumber daya agar dapat berfungsi secara efektif dan efisien
  • Melakukan evaluasi formulir rekam medis.

Semua hal diatas didasarkan pada kerjasama/kolaborasi dari berbagai sumber informasi antara lain catatan medis dokter, perawat, penunjang medis dan lain lain yang berhubungan dengan seluruh fasilitas yang digunakan pasien di rawat jalan/rawat inap disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat keamanan .

Kegiatan rekam medismeliputi penyediaan catatan pasien yang akurat , dengan penekanan pada hal-hal berikut :

Penyiapan formulir dan nomor rekam medis:

  • Formulir rekam medis disiapkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pelayanan pasien rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat
  • Penomoran rekam medis menggunakan �sistem nomor unit� yaitu satu unit rekam medis rawat jalan, rawat inap, gawat darurat dari satu pasien diberikan satu nomor yang berlaku untuk selamanya. Penerbitan dan monitoring nomor rekam medis dilakukan secara sentral dari Instalasi rekam medis melalui program komputer secara otomatisi

Penerimaan dan pendaftaran pasien

  • Pendaftaran pasien rawat jalan: pasien baru dan pasien lama
  • Pendaftaran pasien rawat inap: pasien baru dan pasien lama

Pencatatan rekam medis 

  • Ekspedisi dan Cek rekam medis yang dikirim ke dan dari unit rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat
  • Register pasien rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat (komputer)

Perakitan rekam medis

  • Perakitan rekam medis pasien baru dan pasien lama rawat jalan
  • Perakitan rekam medis pasien baru dan pasien lama rawat inap

Klasifikasi Penyakit, Tindakan dan Kematian 

  • Klasifikasi penyakit dan tindakan pasien baru, pasien lama rawat jalan dan gawat darurat
  • Klasifikasi penyakit, tindakan serta kematian pasien baru dan pasien lama rawat inap.

Indeks

  • Indeks pasien rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat ( IUP / komputer )
  • Indeks penyakit /diagnosa/ tindakan /kematian ( komputer )
  • Indeks dokter ( komputer )

Penyimpanan dan pelayanan 

  • Penyimpanan dan pelayanan rekam medis aktif
  • Penyimpanan dan pelayanan rekam medis non aktif
  • Pelayanan rekam medis untuk kepentingan pasien jaminan asuransi/ perusahaan, peminjaman

Pengolahan data:

  • Pengolahan data pelayanan pasien rawat jalan, UGD dan rawat inap
  • Pengolahan data morbiditas dan mortalitas (SPRS/SIMRS)
  • Pengolahan data indikator RS ( BOR, LOS, TOI, BTO)

Evaluasi (Analisis)

  • Evaluasi ketepatan pelayanan rekam medis rawat jalan, UGD dan rawat inap
  • Evaluasi kelengkapan pengisian rekam medis rawat jalan dan rawat inap

Pelaporan

  • Pelaporan data untuk intern RS
  • Pelaporan data untuk Ekstern RS

Semua Sistem Rekam Medis di RS Awal Bros Batam sudah menggunakan Sistem Informasi Rumah Sakit yang terintegrasi.

+ Med Tech

Med Tech

Elektro Medik/ keteknisian Medik bertanggung jawab untuk memonitor dan mengatur semua peralatan Medik yang dipakai di RS Awal Bros Batam (dalam bentuk Program monitoring). Program ini menilai dan mengendalikan risiko klinis dan fisik. Baik itu peralatan tetap maupun peralatan portabel yang digunakan untuk diagnosis , pengobatan , pemantauan dan perawatan pasien.

Peralatan yang dianggap penting untuk mendukung kehidupan , dikaitkan dengan risiko lebih tinggi dari kejadian normal selama operasi rutin dan membutuhkan dengan alasan kompleksitas jadwal perawatan yang lebih intensif , terkait dengan sistem utilitas yang menjaga lingkungan rumah sakit yang normal disediakan atau dikelola dan dicatat pada secara individual dalam sistem. Inspeksi , pemeliharaan dan perbaikan kategori berikut peralatan dan dokumentasi daripadanya merupakan tanggung jawab dari departemen berikut :

  • peralatan imaging – Layanan Pencitraan
  • peralatan pengujian Laboratorium – Laboratorium Klinik
  • Peralatan anestesi pengiriman ( termasuk analisa ) – Bedah
  • Peralatan terminal Komputer – Sistem Informasi Pengolahan data /
  • Garis Komunikasi – Operator / Kantor Bisnis
  • komputer pribadi – Penerbitan Sistem Informasi Desktop /
  • Peralatan Telekomunikasi – Operator / Kantor Bisnis
  • Verifikasi kemurnian oksigen dan nitrous oxide pada titik pengiriman ke pasien – Cardiopulmonary

Personil di Departemen Teknik memiliki tingkat keterampilan dalam rangka memberikan pelayanan yang aman , kompeten dan akurat sebagaimana didefinisikan dalam lingkup perawatan . Personil harus memiliki pengetahuan tentang kebijakan program keselamatan (pasien safety).

Imaging Department Services :

Imaging Departement Services adalah layanan yang komprehensif yang menyediakan aplikasi klinis canggih teknologi pencitraan 24 jam per hari , tujuh ( 7 ) hari per minggu . Layanan disediakan untuk rawat inap dan rawat jalan.